Waspada Diare Pada Anak

Bekasimedia (04/02/15) – Diare adalah keadaan dimana seseorang buang air lebih dari 3 kali dalam 24 jam ditandai dengan feses yang cair. Diare merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kematian, terutamajika anak-anak yang menderitanya.

diare-300x270

Ada beberapa penyebab diare pada anak, diantaranya; kuman atau bakteri yang ikut termakan ketika anak tidak cuci tangan setelah bermain. Bakteri dan virus juga bisa menempel pada makanan yang tidak terjaga kebersihannya.

Mengkonsumsi makanan pedas, asam dan bersantan sekaligus secara berlebihan dapat menyebabkan diare karena membuat usus kaget.

Jika tidak ditangani secara serius, diare dapat menjadi gejala penyakit yang lebih serius lagi, seperti; disentri, kolera atau botulisme.

 

 

Anak-anak sangat rentan sekali terjangkit diare karena mereka belum paham dengan pola
makanan sehat. Orangtua yang harus terus mengawasi apa yang dikonsumsi anak. Mengajari mencuci tangan sebelum makan adalah salah satu cara mencegah diare.

Penanganan awal jika anak terkena diare adalah memberikan cairan (minum) yang banyak. Anak yang terkena diare akan kehilangan banyak cairan akibat buang air yang terlalu sering. Sehingga mereka akan lemas dan lesu.

Untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang, tambahakan dengan memberikan cairan elektrolit (oralit). Cairan elektrolit dapat dibuat dengan mencampur 200ml air matang, 2sdt gula pasir dan ½ sdt garam halus. Berikan sedikit demi sedikit sampai habis.

Untuk menghindari diare, kebersihan makanan dan rumah sangat penting. Awasi selalu anak-anak dalam mengkonsumsi makanan. Bersihkan lingkungan rumah secara rutin untuk menghindari berkembangnya kuman. (ris)

 

Be the first to comment on "Waspada Diare Pada Anak"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.